Sat. Feb 4th, 2023

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

4 Ribu Lebih Warga AS Dievakuasi dari Afghanistan

2 min read

Washington –

Amerika Serikat (AS) telah mengevakuasi lebih dari 4 ribu pemegang paspor Amerika plus keluarganya dari Afghanistan sejak pertengahan Agustus. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah.

“Kami memperkirakan jumlah itu akan terus bertambah dalam beberapa hari mendatang,” kata seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri, tanpa menyebut nama, seperti dilansir AFP, Rabu (25/8/2021).

“Kami terus menghubungi orang-orang Amerika yang sebelumnya telah terdaftar di Kedutaan Kabul untuk menentukan apakah mereka masih di Afghanistan atau tidak, dan untuk membantu mereka mengungsi jika mereka ingin pergi.”

Jika menghitung dengan warga negara lain, termasuk warga Afghanistan, Amerika Serikat telah mengevakuasi sekitar 48.000 orang sejak 14 Agustus, sehari sebelum Taliban memasuki Kabul dan mengambil alih kekuasaan.

Beberapa ribu orang lainnya telah dievakuasi oleh negara-negara sekutu Eropa seperti Jerman dan Inggris.

Diketahui bahwa AS menetapkan batas waktu 31 Agustus untuk penarikan tentaranya dari Afghanistan yang mengakhiri misi militer selama dua dekade. Dengan proses evakuasi warga sipil yang terus berlangsung, batas waktu itu dirasa terlalu singkat.

Terlebih AS mengerahkan tambahan 6.000 tentara untuk mengamankan proses evakuasi di bandara Kabul. Seorang pejabat Pentagon menyatakan setidaknya dibutuhkan waktu beberapa hari untuk menuntaskan evakuasi dan memulangkan tentara-tentara AS usai menyelesaikan tugas di bandara Kabul.

Presiden Joe Biden berada di bawah tekanan untuk memperpanjang batas waktu penarikan tentara AS itu.

Namun di sisi lain, Taliban melontarkan ancaman jika AS dan sekutunya memutuskan memperpanjang kehadiran pasukan militer mereka hingga melampaui batas waktu pekan depan.

“Anda bisa menyebutnya red line. Jika AS atau Inggris mengupayakan waktu tambahan untuk melanjutkan evakuasi — jawabannya tidak. Atau akan ada konsekuensinya,” tegas juru bicara Taliban, Suhail Shaheen, kepada Sky News.

Shaheen juga menyebut bahwa kehadiran pasukan asing di luar tenggat waktu yang disepakati akan sama saja ‘memperpanjang pendudukan’.

Baca juga !