Sat. Feb 4th, 2023

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Akhiri 20 Tahun Misi di Afghanistan, Pasukan Inggris Angkat Kaki dari Kabul

2 min read

Kabul –

Pasukan militer Inggris akhirnya resmi meninggalkan Kabul, Afghanistan kemarin. Perginya kloter terakhir pasukan militer Inggris itu mengakhiri 20 tahun kiprah negara itu di Afghanistan.

Pada Sabtu (28/8) pagi, pesawat militer Inggris meninggalkan Kabul setelah mengevakuasi lebih dari 15 ribu orang dalam 2 minggu terakhir, pasca Taliban mengambilalih pemerintahan Afghanistan.

Jumlah itu termasuk 5.000 warga negara Inggris dan lebih dari 8.000 warga Afghanistan yang bekerja untuk Inggris, dan keluarga mereka, serta banyak orang yang sangat rentan. Selain itu, ada 2.200 anak yang juga ikut dievakuasi Inggris.

“Penerbangan terakhir yang membawa personel Angkatan Bersenjata Inggris telah meninggalkan Kabul,” tulis Kementerian Pertahanan Inggris melalui Twitter sembari memposting foto-foto tentara yang ditarik dan tampak lelah memasuki pesawat, dilansir dari AFP, Minggu (29/8/2021).

Menteri Pertahanan Ben Wallace mengatakan, pesawat terakhir milik Angkatan Udara Kerajaan (RAF) lepas landas pukul 21.25 waktu setempat.

“Kita harus bangga dengan angkatan bersenjata kita, menyambut mereka yang datang untuk kehidupan yang lebih baik dan sedih untuk mereka yang tertinggal,” kata Wallace setelah penerbangan terakhir Inggris.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah menetapkan batas waktu 31 Agustus bagi militer AS untuk meninggalkan Afghanistan. Sementara pasukan sekutu termasuk Inggris telah memilih untuk pergi sebelum itu. Inggris juga telah menangguhkan operasi kedutaan di Afghanistan.

Seperti diketahui, Inggris melakukan misi di Afghanistan sejak Amerika Serikat (AS) melakukan invasi untuk menggulingkan Taliban yang saat itu berkuasa, sebagai hukuman karena menyembunyikan militan Al Qaeda yang berada di balik serangan 11 September 2001. Lebih dari 450 personel angkatan bersenjata Inggris tewas selama dua dekade penempatan di negara itu.

Perdana Menteri Boris Johnson pun memuji mereka yang terlibat dalam operasi tersebut.

“Dua puluh tahun yang lalu, setelah serangan 9/11, tentara Inggris pertama menginjakkan kaki di tanah Afghanistan yang bertujuan untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi negara dan semua rakyatnya,” kata Johnson.

Johnson juga mengatakan, kepergian tentara Inggris dari Afghanistan menjadi momen untuk merenungkan apa yang telah dikorbankan dan dicapai dalam dua dekade terakhir. Dia memastikan akan terus berupaya menggunakan semua alat diplomatik dan kemanusiaan Inggris untuk memberikan masa depan bagi rakyat Afghanistan.

Baca juga !