Sun. Oct 2nd, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Biden Akan Kunjungi 3 Situs Peringatan 20 Tahun Serangan 9/11

2 min read

Washington DC –

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan memperingati 20 tahun tragedi serangan teroris 11 September 2001 atau 9/11 dengan melakukan perjalanan ke ketiga lokasi serangan. Rencana kunjungan Joe Bidan ini disampaikan oleh Gedung Putih.

Seperti dilansir AFP, Minggu (5/9/2021), menurut pernyataan Gedung Putih, pada 11 September nanti, Presiden Joe Biden dan Ibu Negara Jill Biden akan menghormati dan mengenang nyawa yang hilang 20 tahun lalu.

Joe dan Jill Biden akan mengambil bagian dalam upacara di New York, di mana menara kembar World Trade Center jatuh, lalu di Shanksville, Pennsylvania, lokasi jatuhnya pesawat yang dibajak oleh empat teroris, dan di Arlington, Virginia, tempat Pentagon diserang.

Biden dinilai menunjukkan peringatan 20 tahun tragedi itu dengan penarikan simbolis pasukan AS dari Afghanistan.

Tapi perang terpanjang AS berakhir dalam kekacauan, dengan militer AS tidak siap untuk pengambilalihan cepat Taliban atas negara itu dan kematian 13 tentara AS dalam serangan di Kabul saat penarikan itu selesai.

Joe Biden sebelumnya memerintahkan untuk merilis dokumen-dokumen rahasia hasil penyelidikan pemerintah atas serangan teroris 9/11. Perilisan itu akan dilakukan selama enam bulan ke depan.

Hal itu disampaikan Biden menanggapi tekanan dari keluarga nyaris 3.000 orang yang tewas dalam serangan 9/11 yang didalangi kelompok Al-Qaeda.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Sabtu (4/9), para keluarga korban telah lama berargumen bahwa dokumen-dokumen rahasia tersebut mungkin berisi bukti bahwa pemerintah Arab Saudi, sekutu dekat AS, memiliki hubungan dengan para pembajak yang menabrakkan pesawat ke gedung World Trade Center dan Pentagon.

“Hari ini, saya menandatangani perintah eksekutif yang mengarahkan Departemen Kehakiman dan lembaga terkait lainnya untuk mengawasi peninjauan deklasifikasi dokumen yang terkait dengan investigasi Biro Investigasi Federal soal 11 September,” kata Biden dalam sebuah pernyataan.

Baca juga !