Sun. Sep 25th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Biden dan Putin Akan Bertatap Muka di Jenewa 16 Juni

2 min read

Washington DC –

Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, dan Presiden RusiaVladimir Putin, akan menggelar pertemuan langsung di Jenewa, Swiss, bulan depan. Ini akan menjadi pertemuan pertama antara keduanya sejak Biden menjabat Presiden AS pada awal tahun ini.

Seperti dilansir Reuters dan AFP, Rabu (26/5/2021), pertemuan Biden dan Putin ini digelar di tengah perselisihan tajam soal campur tangan pemilu, serangan siber, hak asasi manusia (HAM) dan soal Ukraina.

Pertemuan keduanya akan digelar di Jenewa pada 16 Juni mendatang. Selain menjadi kantor banyak badan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Jenewa juga menjadi lokasi bersejarah pertemuan tahun 1985 antara pemimpin Uni Soviet, Mikhail Gorbachev dan Presiden AS saat itu, Ronald Reagan.

“Para pemimpin akan membahas berbagai masalah mendesak, saat kami berupaya memulihkan prediktabilitas dan stabilitas dalam hubungan AS-Rusia,” tutur Sekretaris Pers Gedung Putih, Jen Psaki.

Kremlin atau kantor kepresidenan Rusia dalam pernyataannya menyebut bahwa kedua kepala negara akan membahas hubungan bilateral.

Secara detail, Kremlin juga menyebutkan bahwa pertemuan itu akan membahas ‘masalah-masalah stabilitas strategis’ terutama terkait nuklir, juga ‘menyelesaikan konflik regional dan membahas kerja sama dalam memerangi pandemi virus Corona (COVID-19).

Biden sebelumnya mengatakan dirinya menginginkan Putin berhenti berupaya mencampuri pemilu AS, menghentikan serangan siber terhadap jaringan AS dari Rusia, berhenti mengancam kedaulatan Ukraina dan membebaskan pengkritik Kremlin, Alexei Navalny.

Gedung Putih menghindari untuk menyebut Biden mengupayakan ‘reset’ dalam hubungan dengan Putin — istilah yang sering digunakan Presiden AS terdahulu saat berupaya meningkatkan hubungan dengan Rusia.

Sebaliknya, para pejabat AS memandang pertemuan tatap muka ini sebagai kesempatan untuk menjauhkan hubungan dari apa yang mereka anggap sebagai tawaran menjilat mantan Presiden Donald Trump kepada Putin.

Putin memandang tekanan AS terkait Navalny dan dukungan untuk aktivis pro-demokrasi di Rusia sebagai campur tangan terhadap urusan dalam negeri Rusia. Otoritas Rusia juga tidak senang dengan sanksi-sanksi baru yang dijatuhkan AS, termasuk yang membatasi pasar utang Rusia.Secara terpisah, para pejabat Rusia menuturkan kepada Reuters bahwa mereka menganggap pertemuan itu sebagai kesempatan untuk mendengar langsung dari Biden soal ‘pesan beragam’ dari pemerintahannya.

Baca juga !