Sat. Nov 27th, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Biden-Macron Bahas Pertahanan Eropa Lebih Kuat Usai Polemik Kapal Selam

2 min read

Washington DC – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Presiden Perancis Emmanuel Macron membahas penguatan pertahanan Eropa dalam panggilan telepon. Gedung Putih mengatakan Washington berusaha untuk memperbaiki hubungan setelah perselisihan sengit mengenai kontrak kapal selam.
“Membahas upaya untuk memungkinkan pertahanan Eropa yang lebih kuat dan lebih mampu sambil memastikan saling melengkapi dengan NATO,” kata pernyataan itu, seperti dilansir AFP, Sabtu (23/10/2021).

Biden akan bertemu Macron di Roma akhir bulan ini, dan pernyataan itu mengatakan menantikan kesempatan untuk “mengambil saham dari banyak bidang kerja sama AS-Perancis, dan memperkuat kepentingan bersama kami”.

Keduanya terakhir berbicara pada 22 September lalu untuk percakapan pertama mereka sejak pertengkaran hebat atas penjualan kapal selam ke Australia yang membuat hubungan sangat tegang.

Secara khusus, Australia setuju untuk mengakuisisi sub teknologi nuklir AS dan dengan demikian membatalkan kesepakatan besar yang sudah ada dengan Perancis untuk membeli kapal selam konvensional. Kesepakatan baru membuat marah Perancis.

Macron mengingat Duta Besar Perancis untuk Washington dan Menteri Luar Negeri Jean-Yves Le Drian membandingkan metode sepihak Biden dengan mantan Presiden Donald Trump tetapi ‘tanpa tweet’.

Meskipun Biden tidak meminta maaf karena diam-diam bernegosiasi untuk menjual kapal selam nuklir ke Australia, dia mengakui bahwa masalah itu ”akan mendapat manfaat dari konsultasi terbuka di antara sekutu,” menurut sebuah pernyataan sesudahnya.
Para pejabat AS sejak itu berusaha untuk memperbaiki hubungan, dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengunjungi Paris awal bulan ini dan mengadakan pertemuan empat mata dengan Macron.

Dalam panggilan September mereka, Macron mendapatkan apa yang dilihatnya sebagai komitmen signifikan dari Biden untuk menghormati upaya yang dipimpin Prancis untuk meningkatkan pertahanan dan otonomi Eropa.

Gedung Putih juga mengumumkan Wakil Presiden AS Kamala Harris juga akan mengadakan pembicaraan dengan Macron di Paris bulan depan.

Baca juga !