Fri. Jan 27th, 2023

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Elon Musk Ingin Gunakan Kantor Pusat Jadi Rumah Bagi Tunawisma

2 min read

Usai resmi jadi pemilik saham terbesar Twitter, Elon Musk, kembali melakukan hal nyeleneh dengan membuka polling di akun Twitternya menanyai para pengikutnya untuk memilih perlukah perusahaan pusat Twitter di San Fransisco jadi rumah bagi tunawisma.

Sebagai pemilik 9,2 persen saham di Twitter, ia menyebut, selama wabah COVID-19, hanya sedikit sekali orang yang bekerja di markas besar milik Twitter sehingga disayangkan tempat dengan fasilitas lengkap tidak digunakan secara maksimal.

Melansir dari Reuters, pada Senin (11/4/2022), ada banyak netizen yang mendukung hal ini. Bahkan 90 persen orang menyetujui ide menyulap markas besar Twitter jadi rumah bagi para tunawisma.

Salah satu yang menyetujui ide itu adalah rekan sesama pebisnis Jeff Bezos yang membangun situs web Amazon.com.

Jeff Bezos sebelumnya sempat menyulap lantai delapan di kantornya utamanya di Seattle menjadi rumah bagi para tunawisma, menurutnya itu cara yang baik untuk memanfaatkan bangunannya serta menyediakan jalur yang tepat bagi para pegawai yang tergerak hatinya untuk menjadi “volunteer”.

Dengan masifnya pengikut Elon Musk mencapai 81 juta pengikut di Twitter, kini “polling” itu sudah mengumpulkan jutaan suara dalam waktu kurang dari satu hari.

Elon yang juga memiliki SpaceX dan Tesla itu memang sering mencuit tentang inovasi dan hal- hal yang dikembangkan di unit- unit bisnisnya. Seringkali juga ia hanya membuat bingung pengikutnya mengenai sebuah pernyataan antara serius atau bercanda.

Namun untuk ide menyulap kantor utama Twitter di San Fransisco menjadi rumah bagi tunawisma nampaknya bukan hal yang main- main.

“Saya serius untuk yang satu ini,” kata Elon.

Sebelumnya, Elon juga telah memberikan masukkan untuk perusahaan dengan logo burung biru itu agar bisa mengembangkan Twitter Blue.

Ada pun ia mengusulkan agar Twitter Blue bisa memberikan opsi pembayaran dengan dogecoin, mengubah harga berlangganan, hingga meniadakan iklan di layanan jejaring sosial yang bertaraf premium itu.

Baca juga !