Sun. Oct 2nd, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

HEBOH Lokasi Judi Besar Tak Jauh dari Akpol Semarang, Polda Jateng : Sudah Tutup 1,5 Tahun yang Lalu

2 min read

SEMARANG – Video di youtube viral setelah memperlihatkan tempat judi besar di Semarang.

Lokasi judi itu berada tak jauh dari Akademi Kepolisian (Akpol).

Dalam video tersebut pria berinisial D itu menyebut tempat judi itu berada di kawasan Ferdy Sambo sehingga polisi tidak bisa berbuat banyak untuk menertibkan lokasi perjudiam yang disebut memiliki ratusan mesin kasion itu.

D mengaku  secara gamblang di channel youtube QUOTIENT TV bahwa terdapat tempat judi besar di wilayah Semarang tepatnya jalan Hasanudin dan wilayah dekat Akademi Kepolisian (Akpol).

“Ada ratusan mesin Kasino di kafe terletak di Hasanudin dan di daerah Candi yang berjarak 1.200 meter dari gedung Akpol.”

“Ada ratusan mesin-mesin Kasino. Kalau ada Polisi datang dipersilahkan bicara dengan ini,” ujarnya seperti dikutip pada video youtube tersebut.

Menurutnya, lokasi perjudian tersebut disebut sebagai kawasan Ferdy Sambo

Polisi yang datang ke lokasi itu langsung pulang.

“Kalau dipikir jarak gedung Akpol hanya 1200 meter dan disitu juga ada Polsek masak ya tidak tahu ada kawasan perjudian. Tapi karena ini kawasan Ferdy Sambo,” tuturnya.

Ia menyebut omset yang dihasilkan tempat judi di dua lokasi tersebut bisa mencapai Rp 4 miliar dalam waktu semalam dan lokasi judi itu lolos dari grebekan.

“Yang ditangkap judi online di Tegal, Demak yang omsetnya Rp 15 ribu.” tambahnya.

Menanggapi adanya konten Youtube tersebut, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy justru berterima kasih soal adanya informasi itu.

Polda tetap berkomitmen untuk pemberantasan perjudian dan praktek ilegal lainnya.

“Setelah dilakukan pengecekan lokasi  perjudian yang dimaksud dalam youtube dan medsos lainnya bahwa  lokasi tersebut sudah tutup 1,5 Tahun yang lalu dan kami pastikan tidak ada kegiatan,” tuturnya saat dikonfirmasi melalui whatsapp, Senin (29/8/2022).

Namun Iqbal tidak menjawab saat ditanya faktor penyebab ditutupnya kawasan perjudian tersebut apakah digrebek atau tutup dengan sendirinya.

Pihaknya justru mempersilakan kepada masyarakat untuk memberikan informasi jika masih melihat kegiatan perjudian.

“Laporan Informasi Online pada akun Resmi atau melaporkan pada kepolisian terdekat, pasti akan segera direspon,” tutur dia.

Ia berterimakasih atas partisipasi masyarakat dalam memberikan laporan.

Namun pihaknya juga mengimbau agar masyarakat melakukan cek and ricek informasi yang bertebaran di media sosial.

Terima kasih atas partisipasi masyarakat dalam memberikan laporan cek dab ricek kembali informasi yang banyak bertebaran di media sosial. Bijaklah bermedsos,” tandasnya.

Baca juga !