Fri. Jan 27th, 2023

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Jika Situasi Ukraina Memanas, Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level 30.000 Dollar AS, Simak Harga Kripto Hari Ini

2 min read

Pasar aset kripto terlihat kelabu pada hari ini, Senin (28/2/2022) berbeda dengan sebelumnya yang mengalami penguatan.

Dilansir dari Coinmarketcap pagi ini 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar bergerak di zona merah dalam 24 jam terakhir.

Nilai mata uang kripto paling redup pagi ini, adalah Terra (LUNA) yang ambles 6,9 persen di posisi 72,6 dollar AS per keping.

Menyusul Ethereum (ETH) yang merosot 5,7 persen di posisi 2.621 dollar AS. Kemudian, Solana (SOL) di posisi 85,5 dollar AS atau turun 5,03 persen.

Dogecoin (DOGE) juga melemah 3,6 persen di posisi 0,12 dollar AS.

Bitcoin (BTC) dan Binance Exchange (BNB) juga menyusul dengan penurunan 3,5 persen di level 37.709 dollar AS, dan 360,5 dollar AS.

Menyusul, Cardano (ADA) di posisi 0,8 dollar AS dengan penurunan 3,3 persen, dan 2,9 persen pada aset kripto Polkadot (DOT) menjadi 17,4 dollar AS.

Pagi ini Tether (USDT) naik 0,01 persen di posisi 1 dollar AS, sementara itu USD Coin (USDC) turun 0,03 persen di posisi 0,9 dollar AS.

Sebagai informasi USDT dan USDC merupakan mata uang kripto golongan stable coin atau jenis mata uang kripto yang dibuat untuk menawarkan harga yang stabil terhadap dollar AS.

Sanksi AS ke Rusia

Penurunan harga aset kripto tidak lepas dari deretan sanksi yang diberikan oleh Presiden AS Joe Biden terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin serta Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov.

Biden bereaksi terhadap operasi militer Rusia dengan mengumumkan beberapa putaran sanksi terhadap bank-bank besar Rusia dan utang negara tersebut.

Sanksi tersebut dilakukan AS beserta dengan sekutunya dengan mengeluarkan bank-bank besar Rusia dari sistem pembayaran internasional, SWIFT dan pembekuan akses bank sentral Rusia ke cadangan mata uang asing.

“Itu berarti akan ada bencana di pasar mata uang Rusia,” kata ekonom asal Rusia Sergei Aleksashenko dilansir dari Forbes.

Harga bitcoin bisa jatuh

Mikkel Morch, executive director at digital asset Fund ARK36 mengungkapkan, volatilitas harga Bitcoin yang ekstrem, mematahkan narasi bahwa bitcoin sebagai aset safe haven, yang mana umumnya menjadi ‘pelarian’ investor saat terjadinya ketidakpastian global.

“Berbeda dengan indeks saham utama, bitcoin belum benar-benar mencatat titik terendah yang lebih rendah (minggu ini). Detail kecil ini bisa menjadi sangat penting dalam hal pembicaraan seputar bitcoin sebagai aset safe haven,” ujar Mikkel Morch.

Sementara itu, Alex Kuptsikevich analis keuangan senior di FxPro mengatakan, jika situasi di Ukraina memanas, Bitcoin akan mungkin jatuh hingga ke level 30.000 dollar AS, karena investor akan berpaling ke aset defensif.

“Jika situasi di Ukraina memanas, Bitcoin mungkin jatuh di bawah level 30.000 dollar AS, karena investor pergi untuk aset defensif. Tapi, Rusia dapat menggunakan cryptocurrency untuk menghindari sanksi. Jika tidak, negara itu tidak akan selamat dari tekanan sanksi yang meningkat dari negara-negara Barat,” ujar Alex.

Baca juga !