Sat. Oct 8th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Juventus Makin Melempem di Liga Champions Sejak Kedatangan Ronaldo

2 min read

Jakarta –

Pembelian Cristiano Ronaldo sejatinya adalah upaya Juventus mengirimkan pernyataan serius di Liga Champions. Siapa sangka hasilnya malah sebaliknya.

Juventus merekrut Cristiano Ronaldo pada musim panas 2018 dari Real Madrid seharga 100 juta euro. Ia digadang-gadang sebagai senjata Bianconeri untuk mengakhiri kutukan di Liga Champions, yang terakhir kali dimenangi pada 1995/1996 silam.

Tapi nasib berkata lain. Kemenangan tipis 3-2 dari Porto di Allianz Stadium, Rabu (10/3/2021) dini hari WIB pada leg kedua 16 besar Liga Champions menegaskan peruntungan Juventus belum berubah.

Jika dilihat sejak kedatangan Cristiano Ronaldo, maka Juventus sudah tiga musim berturut-turut tak bisa melewati babak perempatfinal. Pada musim perdana Ronaldo di Juventus (2018/2019), Juve terdepak di perempatfinal oleh Ajax.

Di musim lalu, juara Liga Italia sembilan musim terakhir itu dihentikan oleh Lyon. Musim ini mereka disingkirkan Porto.

Juventus dihentikan Bayern Munich di babak 16 besar Liga Champions 2015/2016. Pada 2017/2018, skuad besutan Massimiliano Allegri saat itu disetop Real Madrid di perempatfinal. Madrid pada prosesnya tampil sebagai juara di akhir kompetisi.Sebagai perbandingan, dalam empat musim terakhir sebelum Ronaldo datang, Juventus dua kali ke final, sekali terhenti di babak 16 besar dan sekali di perempatfinal. Bahkan ketika tersingkir di babak 16 besar dan perempatfinal itu, Juventus menghadapi lawan-lawan yang layak disebut unggulan juara.

Jika dibandingkan dengan tiga musim terakhir, Juventus disingkirkan tim-tim sekelas Ajax, Lyon, dan Porto yang di atas kertas tak lebih diunggulkan. Ini kurang lebih menunjukkan bahwa Cristiano Ronaldo ternyata tak memberikan tuah.