Tue. Sep 27th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Kasus Covid-19 28 Juli 2022 Di Level 6.000-an, Pintu Dari Luar Negeri Diperketat

2 min read

Jakarta. Kasus baru positif Covid-19 atau corona di Indonesia sudah di level tinggi. Satgas Penanganan Covid-19 memperketat arus masuk dari luar negeri.

Kini semua orang yang datang dari luar negeri wajib menjalani skrining. Jika terindikasi positif Covid-19, akan langsung diisolasi.

Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada tambahan 6.353 kasus baru infeksi virus corona hingga Kamis (28/7). Sejak beberapa hari belakangan, kasus Covid-19 baru bertambah di atas 6.000 per hari.

Dengan jumlah kasus Covid-19 yang terus bertambah setiap hari, akumulasi kasus infeksi virus corona sejak pandemi di Indonesia mencapai 6.191.664 kasus.

Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus positif Covid-19 hingga 28 Juli 2022 bertambah 5.705 orang sehingga menjadi sebanyak 5.988.052 orang.

Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat kasus positif Covid-19 hingga 28 Juli 2022 di Indonesia bertambah 17 orang menjadi sebanyak 156.957 orang.

Jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 46.655 kasus, bertambah 631 dari sehari sebelumnya.

Dari penambahan kasus Covid-19 harian, beberapa diantaranya merupakan kasus impor. Artinya, kasus positif Covid-19 berasal dari orang yang bepergian dari luar negeri.

Kini pemerintah mengantisipasi importasi kasus dari pelaku perjalanan internasional yang masuk ke Indonesia. Dan skrining yang ketat akan diterapkan pada pintu-pintu masuk negara termasuk pintu masuk untuk kegiatan logistik.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan, hal ini telah diatur dalam Surat Edaran Dirjen P2P Kementerian Kesehatan terbaru. Bahwa ditetapkan wajib skrining antigen Covid-19 bagi setiap individu di bawah pengawasan Kantor Kesehatan Pelabuhan, Dinas Kesehatan setempat, dan serta pihak terkait logistik lainnya.

Sebelumnya, skrining hanya diberlakukan secara acak. “Penemuan adanya kasus positif di pintu masuk akan segera diisolasi di pintu-pintu masuk. Namun saya berharap penemuan kasus positif tidak terjadi lagi di masyarakat,” jelas Wiku dalam keterangan resmi.

Dan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan diharapkan tidak lengah dan menunda bepergian apabila sedang dalam kondisi kesehatan yang kurang baik. Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat, dan sebisa mungkin menunda beraktivitas di ruang publik.

“Untuk itu kita tidak boleh lengah, egois, dan dengan sengaja tetap menjalankan kegiatan di tempat publik walaupun sedang terkonfirmasi positif,” tegas Wiku.

Baca juga !