Tue. Nov 29th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Kronologi Bule Rusia Meninggal Tanpa Busana di Museum Pendet Ubud, Tak Disangka

2 min read

UBUD – Warga Desa Mas, Kecamatan Ubud, Gianyar, Bali, kemarin (23/9) malam pukul 21.00 WITA geger.

Seorang bule Rusia bernama Belobok Laeksander, 34, ditemukan tewas tewas tanpa busana di Museum Pendet yang terletak di Jalan Raya Nyuh Bojog, Ubud.

Korban ditemukan meninggal dunia dengan posisi telungkup duduk di kursi dan kepala berada di atas meja menghadap ke bawah tanpa menggunakan busana.

Kapolsek Ubud Kompol Gusti Ngurah Yudistira kematian korban baru terungkap ketika saksi Yohan Rusli bersama tiga teman lainnya yang datang ke Museum Pendet.

Mereka berniat untuk mengunjungi korban.

Sampai di tempat kejadian perkara (TKP) saksi Yohan Rusli menanyakan keberadaan korban kepada saksi Wayan Darsana yang saat itu kebetulan berjaga malam di Museum Pendet.

Yohan Rusli dan saksi Wayan Darsana pun menuju kamar korban untuk mengecek keadaan bule Rusia itu.

 “Setelah sampai di depan kamar korban, saksi Yohan Rusli melihat korban di teras kamar dalam keadaan telungkup duduk di kursi dan kepala berada di meja menghadap ke bawah tanpa menggunakan busana,” kata Kompol Ngurah Yudistira.

 Saksi Yohan Rusli sempat memanggil-manggil korban, tetapi tidak ada respon.

Saksi pun melihat ada lebam mayat di kepala bagian belakang.

Saksi yang melihat hal tersebut, langsung menghubungi pihak Kepolisian Sektor Ubud untuk segera ke lokasi dan melakukan proses lebih lanjut.

Pada pukul 21.30 WITA personel Polsek Ubud yang dipimpin pawas Aipda I Dewa Gede Bagus Pranatha tiba di lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.

Seusai olah TKP, pada pukul 22.30 WITA, jenazah korban dievakuasi PMI Gianyar ke Rumah Sakit Aricanti, Gianyar.

“Menurut keterangan saksi Yohan Rusli, dirinya dan korban bertemu terakhir pada hari Minggu tanggal 18/9/2022 di daerah Canggu, Badung,” kata Kompol Ngurah Yudistira.

Seusai bertemu di Canggu, saksi Yohan Rusli sempat menghubungi korban melalui ponsel, tetapi tidak ada respons,

Saksi Yohan Rusili kemudian berinisiatif untuk menjenguk korban di Museum Pendet.

“Sebab-sebab korban meninggal dunia belum diketahui secara pasti.

Masih perlu dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut untuk menentukan penyebab secara pasti dari kematian korban,” kata Kompol Gusti Ngurah Yudistira.

Dokter Ari Toya dari Medikal Klinik mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan terhadap tubuh luar, korban sudah meninggal dunia 99 persen dan terdapat lebam mayat.

Saat ini jenazah korban masih dititipkan di Rumah Sakit Aricanti dan rencananya akan dipindahkan ke RSUD Prof Ngoerah, Denpasar.

Baca juga !