Fri. Jan 27th, 2023

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Mourinho: Berani Juga Abraham Main di Serie A

2 min read

Roma –

Pelatih AS Roma Jose Mourinho memuji keberanian Tammy Abraham pindah ke klub tersebut. Sebab, tak banyak pemain Inggris yang berani main di Italia.

Abraham jadi pembelian terbaru Roma setelah digaet dari Chelsea dengan banderol 40 juta euro plus bonus lima juta euro. Nantinya uang transfer tersebut akan dicicil dalam beberapa musim.

Abraham dikontrak hingga 2026 dan langsung diberikan nomor punggung sembilan. Ini jadi bukti Mourinho percaya dengan Abraham untuk jadi andalan baru di lini serang.

Meski terbuang dari skuad Chelsea, Abraham sejatinya adalah top scorer klub musim lalu dengan 12 gol. Dalam dua musim terakhir, Abraham jadi pemain Chelsea paling banyak terlibat gol di Premier League, yakni 25 gol.

Maka wajar jika Mourinho berharap banyak dari Abraham musim ini. Apalagi menurutnya, Abraham sudah membuktikan keberaniannya untuk main di luar Inggris, khususnya Serie A, ketika tidak banyak pemain Inggris melakukannya.

“Saya sih mau melihat dulu seperti apa Tammy, tapi saya yakin dengan ucapan itu. Saya tahu Tammy Abraham sejak dia masih bocah. Dia tidak pernah dilatih oleh saya, karena dia masih 14,15, 16 tahun ketika saya di Chelsea, tapi saya tahu dia banget,” ujar Jose Mourinho di Football-Italia.

“Saya tahu dia sebagai pemain dan juga pribadinya, dalam hal mental. Para pemain Inggris biasanya ogah meninggalkan negaranya serta Premier League, itu sudah bicara banyak tentangnya. Jika Anda meninggalkan Premier League, itu karena Anda punya ambisi besar, karena Anda ingin kembali main di timnas, karena Anda ingin bermain di Piala Dunia dan meraih trofi di luar Inggris. Tidak banyak pemain Inggris yang kariernya brilian,” sambungnya.

“Dia datang ke sini dengan ambisi tersebut dan kami berharap bisa melihat kualitas terbaiknya. Saya puas dengan lini serang kami karena ada Tammy, Eldor Shomurodov, dan Borja Mayoral.”

Baca juga !

1 min read