Fri. Jan 27th, 2023

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Novel Baswedan Cs Bergabung, Polri Ubah Dittipidkor Jadi Kortas

2 min read

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pihaknya akan mengubah Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) menjadi Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas).

“Ke depan saat ini kita sedang lakukan perubahan terhadap Dittipidkor, akan kita jadikan Kortas,” kata Sigit saat melantik 44 eks pegawai KPK menjadi ASN Polri seperti dikutip dari ANTARA, Jumat (10/12/2021).

1. Kortas akan memiliki divisi pencegahan hingga kerja sama antarlembaga

Sigit menyebutkan, Kortas nantinya akan dilengkapi dengan divisi-divisi, seperti divisi pencegahan, kerja sama antarlembaga sampai penindakan, sehingga di dalamnya berdiri divisi lengkap mulai dari pencegahan, kerja sama, sampai penindakan.

Menurut Sigit, upaya Polri memperkuat bidang pemberantasan korupsi membutuhkan peran 44 eks pegawai KPK yang baru saja dilantik menjadi ASN Polri.

“Tentunya peran rekan-rekan mulai dari mengubah mindset, memberikan pendampingan, melakukan upaya pencegahan, penangkalan termasuk bila diperlukan membantu lakukan kerja sama hubungan internasional dalam rangka melaksanakan ‘tracing recovery’ aset untuk jadi bagian yang kita perkuat,” ujar Sigit.

2. Kortas berada di bawah kendali Kapolri

Novel Baswedan Cs Bergabung, Polri Ubah Dittipidkor Jadi Kortas

Novel Baswedan Cs Bergabung, Polri Ubah Dittipidkor Jadi Kortas

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menambahkan, Kortas berada di bawah kendali Kapolri yang akan dipimpin oleh jenderal bintang dua (Irjen).

Saat ini Dittipidkor yang berada di bawah Bareskrim Polri dipimpin oleh jenderal bintang satu.

“Nanti akan ditingkatkan, jadi bukan bintang satu nanti jadi bintang dua,” kata Dedi.

3. Sebanyak 44 eks pegawai KPK akan mengisi divisi Kortas

Novel Baswedan Cs Bergabung, Polri Ubah Dittipidkor Jadi Kortas

Novel Baswedan Cs Bergabung, Polri Ubah Dittipidkor Jadi Kortas

Dedi menambahkan, 44 eks pegawai KPK tersebut akan mengisi ruang jabatan yang ada di Kortas setelah selesai mengikuti pendidikan selama 14 minggu di Pusat Pendidikan Administrasi (Pusdikmin) Bandung.

Terhitung mulai 1 Januari 2022, 44 eks pegawai KPK resmi bertugas sebagai ASN Polri. Kapolri resmi melantik 44 eks pegawai KPK menjadi ASN Polri di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Kamis sore.

Pengangkatan 44 orang (dari 58 orang tidak lolos TWK) menjadi ASN Polri dengan kepangkatan tersebut, berdasarkan Peraturan Kepolisian Negara RI (Perpol) Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pengangkatan Khusus dari 57 Eks Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia tertanggal 29 November 2021.

Baca juga !