Wed. Oct 5th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

PM Palestina: Lengsernya Netanyahu Akhiri Periode Terburuk Konflik

1 min read

Ramallah –

Perdana Menteri (PM) PalestinaMohammed Shtayyeh, menyebut lengsernya Benjamin Netanyahu dari kursi PM Israel mengakhiri salah satu ‘periode terburuk’ dalam konflik Israel-Palestina. Namun Shtayyeh memperingatkan pemerintah baru Israel di bawah PM Naftali Bennett untuk mengakhiri pendudukan.

“Kepergian Perdana Menteri Israel setelah 12 tahun berkuasa menandai akhir dari salah satu periode terburuk dalam sejarah konflik Israel-Palestina,” sebut Shtayyeh dalam pernyataan sebelum rapat kabinet Otoritas Palestina, seperti dilansir AFP, Senin (14/6/2021).

Dalam pernyataannya, Shtayyeh melontarkan peringatan untuk pemerintah baru Israel di bawah Bennett. Terlebih, Bennett diketahui mendukung permukiman Yahudi di Tepi Barat.

Shtayyeh menegaskan dirinya tidak berada di bawah ilusi soal pemerintah baru Israel atau kemungkinannya memajukan perjanjian damai dengan Palestina.

“Kami tidak melihat pemerintah baru ini tidak terlalu buruk dari yang sebelumnya, dan kami mengecam pengumuman Perdana Menteri baru Naftali Bennett dalam mendukung permukiman Israel,” tegasnya, merujuk pada aktivitas pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat.

“Pemerintah baru tidak memiliki masa depan jika tidak mempertimbangkan masa depan rakyat Palestina dan hak-hak sah mereka,” cetus Shtayyeh.

Pada Minggu (13/6) waktu setempat, parlemen Israel atau Knessett menyetujui koalisi pemerintahan baru yang dipimpin oleh Bennett yang memimpin Partai Yamina dan Yair Lapid yang memimpin Partai Yesh Atid, dalam voting dengan hasil 60 suara mendukung dan 59 suara menolak.

Baca juga !