Mon. Feb 6th, 2023

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Presiden Brasil Pecat Pejabat Terkait Suap Pengadaan Vaksin Corona

2 min read

Brasilia –

Presiden BrasilJair Bolsonaro, memecat seorang pejabat kesehatan Brasil setelah pejabat itu dilaporkan meminta suap dalam pengadaan vaksin virus Corona (COVID-19). Pemecatan ini terjadi di tengah tuduhan gratifikasi yang mengguncang pemerintahan Bolsonaro dan memicu seruan pemakzulan.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (1/7/2021), dengan kematian akibat Corona melebihi setengah juta orang, warga Brasil marah karena kehilangan kesempatan untuk membeli vaksin.

Penyelidikan yang dilakukan Senat Brasil mengungkap dugaan korupsi, dengan orang-orang dalam pada Kementerian Kesehatan dan para anggota parlemen pro-Bolsonaro diduga berupaya mempercepat pengadaan dan membayar lebih banyak untuk vaksin Corona yang dikembangkan Bharat Biotech asal India.

Pada Rabu (30/6) waktu setempat, saat Brasil mencatat 2.081 kasus Corona dalam 24 jam, menurut dokumen yang dilihat Reuters, jaksa-jaksa federal dan kepolisian federal meluncurkan penyelidikan pidana terhadap pengadaan vaksin India tersebut.

Laporan surat kabar lokal Folha de S.Paulo menyebut bahwa kepala logistik Kementerian Kesehatan Brasil, Roberto Ferreira Dias, dipecat dari jabatannya.Sehari sebelumnya, atau pada Selasa (29/6) waktu setempat, Brasil menangguhkan kontrak pengadaan vaksin India senilai 1,6 miliar Real. Pada Rabu (30/6) waktu setempat, regulator kesehatan Brasil menangguhkan pengajuan penggunaan darurat untuk vaksin India itu, dengan alasan dokumennya tidak lengkap.

Pihak Kementerian Kesehatan menyebut bahwa pemecatan Dias diputuskan pada Selasa (29/6) pagi waktu setempat dan diresmikan pada Rabu (30/6) waktu setempat. Kementerian tidak memberikan komentar lebih lanjut soal tuduhan yang menjerat Dias.

Hingga kini, Dias belum memberikan komentar langsung kepada media.

Skandal suap ini memicu seruan terbaru untuk pemakzulan Bolsonaro yang selama ini meremehkan pandemi Corona. Pada Rabu (30/6) waktu setempat, para anggota parlemen Brasil dari berbagai spektrum politik, kelompok sosial dan asosiasi pengacara mengajukan permohonan kolektif untuk memakzulkan Bolsonaro.

Pemohonan pemakzulan ini menjadi yang terbaru dari rentetan permohonan serupa yang diabaikan ketua majelis rendah pada Kongres atau parlemen Brasil.

“Mereka tidak bisa menyentuh kita,” tegas Bolsonaro dalam pernyataan saat mengunjungi kota Ponta Pora di perbatasan Paraguay. “Bukan dengan kebohongan … yang akan membuat mereka mengeluarkan kita dari sini,” imbuhnya.Dalam pernyataannya, Bolsonaro dan pihak Bharat Biotech menyangkal ada pelanggaran hukum. Bolsonaro kembali membela dirinya dalam pernyataan yang melawan penyelidikan Senat Brasil pada Rabu (30/6) waktu setempat.

Bolsonaro tidak mengomentari pemecatan Dias maupun tuduhan terhadapnya dalam pernyataannya itu.

Baca juga !