Sun. Sep 25th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Produksi Minyak Amerika Serikat Merosot, Harga Minyak Naik 1 Persen

1 min read
 Harga minyak naik lebih dari 1 persen pada perdagangan, Rabu (8/9/2021), karena pengoperasian kilang minyak Teluk MeksikoAmerika Serikat (AS) masih lambat usai hantaman Badai Ida.

Mengutip CNBC, Kamis (9/9/2021) harga minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melesat 91 sen, atau 1,3 persen menjadi 72,60 dolar AS per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), melejit 95 sen, atau 1,4 persen menjadi 69,30 dolar AS per barel.

Produsen di Teluk masih berjuang untuk memulai kembali operasi, sembilan hari setelah Badai Ida menyapu wilayah itu dengan angin kencang dan hujan lebat.

Sekitar 77 persen produksi Teluk Amerika tetap offline, Selasa (7/9/2021), atau sekitar 1,4 juta barel per hari (bph). Sekitar 17,5 juta barel minyak menghilang dari pasar sejauh ini.

Sumur lepas pantai Teluk menghasilkan sekitar 17 persen dari produksi Amerika.

“Operasi pengilangan tampaknya membuat pemulihan lebih cepat,” kata analis ING dalam sebuah catatan.

Kapasitas sekitar 1 juta bph ditutup sementara, turun dari puncaknya lebih dari 2 juta bph, tutur ING, mengutip laporan situasi terbaru dari Departemen Energi.

Pedagang akan mencermati data inventaris dari kelompok industri American Petroleum Institute yang dirilis Rabu, dan Badan Informasi Energi Amerika, Kamis, untuk gambaran yang lebih jelas tentang dampak badai terhadap produksi minyak mentah dan output pengilangan.

Baca juga !

2 min read